Dengan efisiensi dan sistem booking on line yg dinamis, airliner meraih occupancy mendekati 100%. Artinya jarang ada kursi kosong. Itung2an nya daripada jual tiket Rp 1.000.000, tapi kursi yg kejual cuma 75 seat, mending dilego Rp 400.000,- tapi laku semua (220 seat).
Cuma ada efek kurang nyamannya nih, dari sudut konsumen. Harga cepat sekali berubah, 5 menit sebelumnya harga masih Rp 312.000,- tapi lima menit kemudian bisa aja naik jadi diatas 400 ribu an. Jadi ya mesti cepet booking kalo udah dapat harga dan jam penerbangan yg diinginkan.
No comments:
Post a Comment